Umrah-Haji

|

Dan sempurnakanlah ibadat haji dan umrah karena Allah.
(QS.2 Al-Baqara :196)

Sudah menjadi kewajiban seluruh umat islam untuk mensegerakan melaksanakan Rukun Islam yang kelima yaitu Ibadah Haji, bagi yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitulah.
(QS.3 Al-Imran :97)

|

IBADAH UMRAH & HAJI

IBADAH HAJI :

Berarti kunjungan, perjalanan, atau ziarah ke Baitullah (Ka’bah) di tanah suci Makkah untuk melakukan beberapa amalan atau ibadah pada tempat tertentu dan waktu tertentu pula.

Yang dimaksud dengan temat-tempat tertentu dalam definisi diatas, selain Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), juga Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Yang dimaksud dengan waktu tertentu ialah bulan-bulan haji yang dimulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Adapun amal ibadah tertentu ialah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumrah, mabit di Mina, dan lain-lain.

IBADAH UMRAH :

Adalah salah satu kegiatan ibadah hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Pada istilah teknis syari’ah, Umrah berarti melaksanakan Tawaf di Ka’bah dan Sa’i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.

Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah.

Sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.

|

PERSIAPAN

Keinginan untuk dapat melaksanakan ibadah di Tanah Suci dapat dilaksanakan melalui berhaji dan umrah. Berbeda dengan haji yang hukumnya wajib bagi umat Islam yang mampu, hukum dari ibadah umrah adalah sunnah. Tapi, umrah akan menjadi wajib manakala telah diniatkan atau menjadi nazar.

Lebih dari sekadar persiapan fisik, tidak kalah pentingnya adalah persiapan ilmu dan kebersihan lahir dan batin.  Termasuk kehalalan rezeki yang digunakan untuk  menunaikan haji atau umrah, maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam memenuhi panggilan Allah SWT dan melaksanakan rukun Islam yang kelima, banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan secara matang.

  1. Perihal Ibadah
  2. Keutamaan Ibadah
  3. Fatwa Ibadah
  4. Rukun dan Wajib Ibadah
  5. Syarat Wajib Ibadah
  6. Persiapan Ibadah
  7. Memperoleh Haji Mabrur
  8. Pustaka Ibadah
  9. Video Panduan Ibadah

Ibadah HAJI yang diwajibkan satu kali seumur hidup, haruslah dimengerti dengan baik. Sehingga dalam menjalan Ibadah dapat dengan mudah dan lancar serta mendapatkan HAJI yang MABRUR.

Setiap Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji dan umrah, tersimpan dalam hatinya  harapan ketika kembali ke Tanah Air akan mendapatkan ridha Allah SWT dan diterima segala ibadahnya.

Bagi yang berhaji berharap menjadi haji yang mabrur. Sedangkan yang melaksanakan ibadah umrah berharap mendapatkan predikat <I>Maqbulah<I> atau Umroh yang diterima.

|

MIQOT  DAN  IHRAM

MIQOT :

Miqat / Miqot …. adalah batas bagi dimulainya Ibadah Haji atau Umrah (batas-batas yang telah ditetapkan).  Apabila melintasi Miqat, seseorang yang ingin mengerjakan Haji atau Umrah perlu mengenakan kain Ihram dan melakukan Niat.

  1. Pejelasan tentang  MIQOT.
  2. Jenis  MIQOT.

IHRAM :

Kata Ihram diambil dari bahasa arab, dari kata “Al-haram” yang bermakna terlarang atau tercegah. Dinamakan ihram karena seseorang yang masuk kepada kehormatan ibadah haji dengan niatnya, dia dilarang berkata dan beramal dengan hal-hal tertentu, seperti :

  • Jima’,
  • Menikah,
  • Berucap ucapan kotor,
  • Dan lain-sebagainya.

Dari sini dapat diambil satu definisi syar’i bahwa ihram adalah salah satu niat dari dua nusuk (yaitu haji dan umrah) atau kedua-duanya secara bersamaan.

  1. Pengertian IHRAM.
  2. Tata cara ber IHRAM.
  3. Pakaian.
  4. Larangan.
  5. Tidak dilarang.
  6. Etika.

Berdasarkan ini, jelaslah kesalahan pemahaman sebagian kaum muslimin bahwa ihram adalah berpakaian dengan kain ihram, karena ihram adalah niat masuk ke dalam haji atau umrah, sedangkan berpakaian dengan kain ihram hanya merupakan satu keharusan bagi seorang yang telah berihram.

|

MANASIK  UMRAH

Adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksana kan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Sebelum nya telah ber- Ihram dari Miqot yang telah ditentukan.

Pada istilah teknis syari’ah, Umrah berarti melaksana kan Tawaf di Ka’bah dan Sa’i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.

MANASIK UMRAH :

  1. IHRAM dari MIQOT.
  2. Baca’an Do’a.
  3. Ka’bah – Tawaf.
  4. Safa-Marwa – Sa’i
  5. Tahallul.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘ahu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Umroh ke umroh berikutnya merupakan pelebur dosa antara keduanya, dan tiada balasan bagi haji mabrur melainkan surga

|

MANASIK  HAJI

Secara bahasa Haji berarti Kunjungan, Perjalanan, atau Ziarah. Secara istilah haji berarti berkunjung atau berziarah ke Baitullah (Ka’bah) di tanah suci Makkah untuk melakukan beberapa amalan atau ibadah.  dalam waktu tertentu demi memenuhi panggilan Allah SWT dan melaksanakan rukun Islam yang kelima.

Sebelum nya telah ber- Ihram dari Miqot yang telah ditentukan.

MANASIK  HAJI :

  1. IHRAM dari MIQOT.
  2. Tawaf  QUDUM (8 Dzulhajjah).
  3. Shalat 5 waktu Di MINA.
  4. Wukuf di Arafah (9 Dzulhajjah).
  5. Mabit di Musdalifah.
  6. Jum’rah AQOBAH (10 Dzulhajjah).
  7. Tawaf IFADAH dan Qur’ban.
  8. Memotong/Mencukur rambut (Tahallul).
  9. Mabit di MINA (11,12,13 Dzulhajjah).
  10. Jum’rah Ula’a – Wustha – Aqobah (11,12,13 Dzulhajjah) diperbolehkan 11 dan 12 nya saja.

Ibadah HAJI yang diwajibkan satu kali seumur hidup, haruslah dimengerti dengan baik. Sehingga dalam menjalan Ibadah dapat dengan mudah dan lancar serta mendapatkan HAJI yang MABRUROH.

|

TAWAF WADA

Tawaf sunnah adalah tawaf yang bisa dikerjakan kapanpun di dalam Masjidil Haram. Ia menjadi pengganti tahiyyatul masjid bagi Masjidil Haram. Dan terakhir adalah Tawaf Wada atau tawaf perpisahan.

  • Setiap orang yang melakukan ibadah haji dan umrah diwajibkan bagi mereka untuk melakukan Tawaf Wada’.
  • Tawaf Wada’ ini adalah sebuah kewajiban bagi setiap jemaah haji dan umrah saat mereka hendak meninggalkan kota suci Mekkah.
  • Tawaf  Wada’ hukumnya wajib dalam madzhab Hanafi, Syafi’I dan Hambali kecuali wanita yang haidh dan penduduk Mekkah.

Wajibnya Tawaf Wada’ ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas Ra yang berkata,

Setiap manusia diperintahkan untuk menjadikan saat terakhirnya di kota Mekkah di sisi Baitullah (Ka’bah), hanya saja perintah ini tidak ditujukan bagi wanita haidh.HR Bukhari & Muslim

Tawaf Wada’ adalah sebuah momen yang paling berat dirasakan oleh setiap jemaah. Momen perpisahan dengan Baitullah ini membuat mereka larut dalam suasana sedih bercampur haru dengan penuh harap dan doa semoga Allah Swt memberi kesempatan bagi mereka untuk dapat datang lagi suatu saat ke Baitullah, baik untuk berhaji maupun umrah.

  • Seperti tawaf yang lain, Tawaf  Wada’ terdiri dari 7 putaran yang dilakukan mengelilingi Ka’bah ke arah kiri. Diawali dan disudahi di Rukun Hajar Aswad.
  • Perbedaannya adalah bahwa dalam Tawaf Wada’ tidak disunnahkan melakukan shalat sunnah tawaf.
  • Usai mengerjakan Tawaf Wada’, setiap jemaah haji diizinkan untuk meninggalkan Baitullah dengan cara yang wajar tanpa harus berjalan mundur atau sambil menunduk.
  • Siapa yang tidak menjalani Tawaf Wada’ maka ia wajib membayar dam sebesar satu ekor kambing, baik disengaja maupun bila terlupa.
  • Kambing tersebut disembelih dimana saja dan dibagikan kepada kaum faqir yang membutuhkan.

Tawaf wada’ ini hanya diwajibkan bagi jemaah haji yang tinggal di luar kota Mekkah. Adapun jemaah haji yang tinggal di kota Mekkah maka mereka tidak berkewajiban melakukan Tawaf Wada, dan tiada kewajiban bagi mereka untuk membayar dam bila mereka tidak mengerjakannya.

Wallahu A’lam

|

INSYA ALLAH
MENDAPATKAN UMRAH YANG DITERIMA
DAN HAJI MABRUR

|

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s